Djoki 3in1.com

Icon

lahir dan mati di jalanan

wanita oh wanita

Hari ini saiia membaca dua berita dari sumber yang sama,detik dot kom,isinya pun sama tentang wanita.hanya saja wanita satu dan lainya berbeda tempat dan berbeda nasib.berita pertama tentang wanita yang ada di indonesia yang sedang berbahagia merayakan hari artini 21 april 2009.berikut kutipan berita pertama.

“Selain pramudi, yang berpakaian kebaya adalah petugas tiket dan kasir,” ujar Asisten Manajer Pengendalian BLU TransJakarta Bano Yogaswara pada detikcom.

Para kru perempuan berdandan sejak mereka berdinas di pagi hari yaitu pukul 05.00 WIB. “Dandan pakaian nasional hingga shift malam,” ujar Bano.

Sementara untuk berita yang kedua,wanita yang berada di negeri tetangga.beritnya tidak enak di dengar jauh berbeda dari berita tentang wanita yang ada di indonesia.berikut kutipan beritanya.

Setelah menikah dengan putra Raja Kelantan, Malaysia, Tengku Muhammad Fakhry, Mano malah menderita. Konon, model kelahiran 28 Februari 1992 itu terus mendapat perlakuan kasar dari suaminya.

“Di dadanya ada bekas luka silet, selama ini keluarga di Jakarta tidak bisa berhubungan langsung dengan Mano,” kata kakak Mano, Dewi, dalam jumpa pers di restoran Ampera, Jl KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).

Dewi mengatakan, akhirnya keluarga mengetahui tentang kehidupan Mano yang menderita dari keluarga kerajaan. “Saya tahunya dari mereka-mereka yang baik bahwa Mano lagi sedih dan menangis terus,” kata Dewi.

Dewi mengatakan, keluarga terakhir kali mengontak Mano melalui telepon pada 20 Maret 2009. Saat itu, kata Dewi, Mano menangis dan mengatakan ingin kembali ke Indonesia.

“Waktu itu teleponnya pun hanya beberapa detik, setelah itu diputus dan kita nggak tahu lagi,” kata Dewi.

Sementara itu ibunda Mano, Daisy Fajarina menceritakan, perlakuan kasar Fakhry memang telah terlihat sejak pasangan yang menikah pada 26 Agustus 2008 itu berbulan madu di Thailand. Saat itu, Mano dibentak oleh Fakhry gara-gara menolak melayani sebagai seorang istri.

“Waktu itu Fakhry ingin berhubungan badan dengan Mano tapi ditolak karena alasan sedang halangan. Tapi ternyata Fakhry malah membentak dan dengan kasar bilang kalau tidak bisa melayani tidur saja sama kakakmu,” kata Daisy.

Kebetulan, kata Daisy, saat bulan madu itu, Dewi, sang kakak juga ikut serta. “Dia langsung ke kamar saya dan menangis karena syok,” kata Dewi menimpali.

ternyata wanita indonesia bukan hanya TKLNnya saja yang mengalami kekerasan di negri orang.apa jangan-jangan wanita-wanita kita yang lain mengalami hal yang sama tetapi mereka diam saja?

apakah Ibu kita Kartini sedang tersenyum atau menangis  saat ini? jika beliau mendengar dua berita  yang berbeda pada saat yang sama.?

Filed under: sehari-hari , , , , , , , , , , ,

3 Responses

  1. islamarket.net mengatakan:

    kenapa yang disanjung ibu kita kartini? ibu saya bukan kartini, lho.

  2. dadank mengatakan:

    tapi emang maknya mano mata duitan masa’ anak belon umur 17 taon disuruh nikah ama putra raja malaysia,malaysia itu juga sensitif banget ma Indonesia,artikelnya bagus selalu terupdate.ok,bales my comennt ya.

  3. sitidjenar mengatakan:

    ya begitulah kalo uang jadi ukuran,jadi kliatan takut gak di bilang kaya….kayaknya urusan rumah tangga yang bakal jadi urusan negara neh..

Leave a Reply

Add to Technorati Favorites


My blog is worth $2,822.70.
How much is your blog worth?

arsip si Djoki

SocialVibe


lagi ngetop

Email Subscription

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.