Djoki 3in1.com

Icon

lahir dan mati di jalanan

tentang wakil rakyat

Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya.

Guru : “Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Bupati, Bu!!!”
Guru : “Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Gubernur, Bu!!”
Guru : “Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Presiden, Bu!!”
Guru : “Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Seharusnya sih Rakyat, Bu!!”
Guru : “Kok, pakai seharusnya?”
Murid: “Karena sekarang malah terbalik Bu guru.”
Guru : “Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?”
Murid: “Yang pasti mereka suka warna abu-abu.”
Guru : “Betul, terus apalagi?”
Murid: “Suka konspirasi politik”
Guru : “Demi apa?”
Murid: “Kepentingan, Bu!!”
Guru : “Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?”
Murid: “Di televisi, Bu!”
Guru : “Karena apa?”
Murid: “Karena skandal dan kasus, Bu!!”
Guru : “Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?”
Murid: “Pasti sering mendadak tajir, Bu!!”
Guru : “Darimana, kok bisa gitu?”
Murid: “Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas.”
Murid: “Dari yang pengin diuntungkan.”
Guru : “Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?”
Murid: “Setiap hari, Bu!!”
Guru : “Kok bisa, alasannya?”
Murid: “Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat.”
Guru : “Biasanya yang dibahas apa?”
Murid: “Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan.”
Guru : “Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?”
Murid: “Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!”
Guru : “Kenapa semestinya?”
Murid: “Karena aneh, Bu!”
Guru : “Aneh kenapa?”
Murid: “Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu.”
Guru : “Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya.”
Murid: “Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu.”
Guru : “Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?”
Murid: “Kan,nggak tahu malu, Bu.”

Filed under: sehari-hari ,

6 Responses

  1. WANDI thok mengatakan:

    Murid nyang nggak tahu malu itu namanya siapa mas? Yanto kah? :roll: :D Dah lama gak dolan yah…

  2. sitidjenar mengatakan:

    wah itu murid cerdas pak…hehehee..iya pak lama gak dolan….lagi rada sibuk..tq pak..

  3. Yep mengatakan:

    Ha…Ha…lucu banget :lol:

  4. grubik mengatakan:

    wah, ini mencemarkan nama baik angguta di pi er, bisa diPritamulyasarikan sampeyan mas.., jiakakakak…

  5. sitidjenar mengatakan:

    hehehhe biarina aja tar kan jadi terkenal..tar rank blognya naik..jiakakak..

  6. Meutia Ananda mengatakan:

    smart jokes! harus kaya gini dong WNI. jangan cuma ngebul asep perkotaan aja kerjaannya. hehe

Leave a Reply

Add to Technorati Favorites


My blog is worth $2,822.70.
How much is your blog worth?

arsip si Djoki

SocialVibe


lagi ngetop

Email Subscription

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.