Djoki 3in1.com

Icon

lahir dan mati di jalanan

guru mati gara-gara selingkuh

Tempo – Rabu, Juli 8TEMPO Interaktif, Jakarta – Delhayati, 40 tahun seorang guru sekolah dasar negeri Daan Mogot 3 Kota Tangerang tewas ditangan suaminya, R. Fadli, 45 tahun. Pembunuhan dengan jeratan tali gordyn jendela itu dipicu rasa cemburu yang membara
Penganiayaan terhadap ibu guru Del, wali kelas 5 itu berlangsung di kamar rumah mereka di jalan KH. Agus Salim RT 01/04 Kelurahan Poris Plawad Cipondoh. Peristiwa itu terjadi pada subuh hari Senin, (7/7).

Bermula dari terbangunnya Fadli pada pukul 01.00 dini hari. Ia mendapati istrinya sedang asyik dengan handphone. Merasa curiga, Fadli merebut telepon genggam istrinya dan mempertanyakan isi pesan singkat yang dianggap tak wajar. »Ada kata mama dan papa di dalam pesan terkirim. Padahal suami-istri itu saling memangil ayah dan ibu,”kata Komisaris Budhi Herdi Susianto, Kepala Satuan reserse kriminal Polres Metropolitan Tangerang dalam keterangan pers Senin sore.

Awalnya Del berkelit bahwa nomor telepon laki-laki yang disimpan dalam telepon selularnya itu adalah temannya. Tetapi Fadli tidak percaya begitu saja. Keduanya pun cek-cok mulut. Bahkan Del sempat emosi dengan mengatakan, ‘apa yang dia lakukan tidak sesakit yang dia rasakan (ketika suaminya berselingkuh).’

Rupanya, emosi Del yang meluap mengundang amarah Fadli. Laki-laki yang membuka usaha studio foto dan foto kopi di rumahnya itu pun naik pitam dan mengambil tali pengikat gordyn jendela kamar yang ada di dekatnya untuk menjerat leher istrinya. Del yang dalam posisi memunggungi suaminya lalu dijerat lehernya setelah itu diikat hingga sulit bernafas.

Akibat jerat tali itu membuat kepala Del jatuh telentang membentur pinggir tempat tidur, mukanya membiru. Begitu peristiwa tragis itu terjadi, Fadli lalu menyerahkan diri ke Pos polisi Tanah Tinggi. Sementara istrinya dikirim ke RSU Tangerang, dalam perjalanan Del tewas. Mayatnya dilakukan otopsi.

Dikatakan Budhi, pasangan suami-istri itu sudah menikah selama 20 tahun dan dikarunai tiga anak masing-masing Irfan, 19 tahun, Dela, 16 tahun dan Aditya berusia 9 tahun. Sayang ketiganya masih terlihat syok, sehingga tak bisa dimintai komentar. Tiga anak itu ada di Polres menunggu hasil pemeriksaan ayahnya. Tampak sejumlah kerabat berusaha menenangkan hati Aditya agar bersabar, air mata bocah kelas 4 SD itu pun mengucur.

Tentang isu kehamilan yang sedang dialami Del, Komisaris Budhi mengatakan pihaknya menunggu hasil otopsi tim dokter. Terhadap tersangka Fadli yang kini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Metro Tangerang, polisi menjerat dengan pasal 44 ayat 3 UU kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancaman 15 tahun penjara.

Informasi yang diterima Tempo dari Dinas Pendidikan Del betul seorang pegawai negeri sipil yang diangkat sejak tahun 1999. Dihubungi Tempo secara terpisah, Kepala Humas dan protokol Pemerintah Kota Tangerang Ahsan Annahar mengatakan kalau Del betul seorang guru maka Pemkot akan memberikan perhatian seperti santunan kematian

Filed under: sehari-hari ,

4 Responses

  1. solocybercity mengatakan:

    link-nya dah nemplok boz… :D

  2. wahyono mengatakan:

    ok tq..bos.. :)

  3. Kang Yudiono mengatakan:

    Dengan demikian bisa juga dibilang selingkuh itu tidak indah ya Mas? :-P

  4. wahyono mengatakan:

    iya mas yudi..cari penyakit seh iya..heheh :D

Leave a Reply

Add to Technorati Favorites


My blog is worth $2,822.70.
How much is your blog worth?

arsip si Djoki

SocialVibe